BAGAIMANAKAH CARA PENGAWETAN IKAN YANG BAIK DAN BENAR?

Ikan adalah salah satu bahan makanan hewani memiliki gizi yang berlimpah dengan berabagai keunggulan selain mudah didapat serta harganya murah sehingga sumber protein hewani yang satu ini banyak dikonsumsi masyarakat. Ikan mengandung banyak unsur – unsur organik maupun anorganik, dimana keduanya sangat berguna bagi tubuh manusia. Namun dibalik semua keunggulan tersebut ikan memiliki kekurangan vital yang mengharuskan kita untuk melakukan penanganan ekstra dibanding bahan makanan lainnya yaitu ikan cepat mengalami proses pembusukan dari sesudah ditangkap dan mati. Karena sesudah ikan mati, maka akan terjadi perubahan – perubahan pada berbagai substansi yaitu secara biologis, fisik, maupun unsur kimia ikannya.

Semua proses diatas akan berakhir pada pembusukan dan pada titik ini ikan sudah tidak layak dan tidak bisa di konsumsi lagi. Untuk mengatasi hal mendasar pada cepatnya kemunduran mutu ikan maka perlu adanya penanganan untuk pencegahan kemunduran mutu ikan yaitu yang biasa kita sebut dengan pengawetan.

Pengawetan ikan dapat menghambat bahkan mencegah proses pembusukan yang terjadi dengan tingkat waktu yang bervariasi tergantung jenis proses pengawetan ikan seperti apa yang kita pilih untuk gunakan. Ada berbagai cara pengawetan dan pengolahan ikan yang dapat dilakukan untuk mencegah proses pembusukan pada ikan supaya sebagian besar produksi ikan hasil tangkapan maupun hasil budidaya ikan dapat termanfaatkan maksimal bahkan mempunyai nilai tambah. Nilai tambah adalah bentuk pertambahan nilai pada suatu produk perikanan yang terjadi karena suatu komoditas sudah melewati proses pengolahan lanjutan, pengangkutan dan penyimpanan dalam suatu rantai proses produksi.

Pengawetan ikan atau pengolahan hasil-hasil perikanan ini merupakan suatu usaha dalam rangka meningkatkan nilai tambah suatu produk hasil perikanan. Pengawetan ikan dan pengolahan ikan bertujuan untuk mempertahankan kualitas komoditas perikanan selama mungkin, cara dengan menghambat atau menghentikan aktivitas mikroorganisme dalam tubuh ikan yang menjadi penyebab pembusukan.

Pengawetan sendiri merupakansuatu teknik atau tindakan yang lakukan oleh manusia pada suatu bahan pangan dengan cara yang sedemikian rupa, sehingga hasilnya bahan tersebut tidak mudah rusak (mundur mutu atau mengalami pembusukan). Proses pengawetan ikan dan pengolahan ikan yang baik dan benar akan membuat ikan menjadi awet serta dapat didistribusikan ke berbagai daerah dengan jangkauan lebih luas dan waktu tempuh yang lebih panjang.

Berbagai cara yang digunakan dalam pengawetan ikan diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Pendinginan (chilling)
  2. Pembekuan (freezing)
  3. Pengalengan (canning)
  4. Penggaraman (salting)
  5. Pengeringan (drying)
  6. Pengasaman (pickling atau marinading)
  7. Pengasapan (smoking)
  8. Fermentasi
  9. Pembuatan hasil olahan
  10. Pembuatan hasil sampingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *