TUNA SIRIP KUNING, SI PERENANG TORPEDO

Ikan Tuna Sirip Kuning adalah sejenis ikan pelagis yang besar dan senang mengembara di lautan di seluruh dunia. Ikan ini merupakan salah satu jenis tuna yang terbesar, meskipun masih kalah besar bila dibandingkan dengan ikan Tuna Sirip Biru dan ikan Tuna Mata Besar.

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Actinopterygii

Ordo : Perciformes

Famili : Scombridae

Genus : Thunnus

Spesies : T. albacares

Nama Latin/Ilmiah : Thunnus albacares

Bentuk Fisik

Berbicara soal ukuran tubuh, ikan Tuna Sirip Kuning punya panjang mencapai 195 cm dan bobotnya mencapai 150kg. Dan jika dilihat secara seksama, bentuknya lonjong memanjang seperti torpedo dan agak memipih dari sisi ke sisi.

Lalu ia juga memiliki 2 sirip punggung yang terpisah oleh celah yang kecil. Kemudian ada yang unik nih, sirip ekor ikan Tuna ini berbentuk seperti hurup “V” terkadang seperti berbentuk “bulan sabit”. Punggungnya berwarna biru gelap metalik, yang lama-lama berubah menjadi kekuningan atau keperakan pada bagian perut.

Penyebaran wilayah

Kebanyakan ikan Tuna Sirip Kuning tersebar di Indonesia yaitu Laut Flores dan Selat Makassar. Tetapi selain itu ikan jenis ini juga dapat ditemukan di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, tepatnya di Pulau Doi yang berbatasan dengan Samudera Pasifik.

Makanan

Dengan tubuhnya yang besar dan bisa bergerak gesit begini, coba kamu tebak, kira-kira makannya apa ya? Nah ternyata ikan Tuna Sirip Kuning memangsa aneka jenis ikan, krustasea, dan juga cephalopoda. Di laut Halmahera dan Sulawesi, Tuna Sirip Kuning lebih mengutamakan untuk memangsa ikan teri, udang, kepiting hingga ikan layang.

Habitat & karakteristik

Ikan Tuna Sirip Kuning merupakan ikan epipelagis yang menghuni lapisan atas perairan samudra di atas lapisan termoklin. Penelitian memperlihatkan bahwa meski ikan ini kebanyakan mengarungi lapisan kolom air 100 m teratas, dan relatif jarang menembus lapisan termoklin, tetapi ikan ini mampu menyelam jauh ke kedalaman laut.

Bahkan seekor Tuna Sirip Kuning yang diteliti di Samudra Hindia menghabiskan 85% waktunya di kedalaman kurang dari 75 meter, tetapi tercatat tiga kali menyelam hingga kedalaman 578 meter, 982 meter, dan yang paling ekstrem hingga 1.160 meter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *